Hanya surah Taha yang berlegar di playlist WMP pc nya.
Dari pagi hingga petang.
Sejak awal kerja hingga pulang.
Masih Taha.
Masih.
Berharap agar hatinya bisa lembut. Selembut Umar tatkala Fatimah al-Khattab mengalunkan Taha 1-5 itu. Dalam tegar dan tegasnya Umar, masih terkesan dan terkesima dgn Taha. Namun dia? Dia tidak setegar mana apatah lagi seperti Umar.
Jauh sekali.
Jauh sekali.
Dalam ketidaktegarannya masih belum cair juga jiwanya dengan Taha itu.
Masih. Masih.
Masih lagi dia seperti itu. Degil seperti selalu. Sedang dia tahu, degilnya dia hanya memakan diri memerangkap jiwa bebasnya.
Sampai bila ?
Taa' Haa.
Kami tidak menurunkan Al-Quran kepadamu (wahai Muhammad) supaya engkau menanggung kesusahan.
Hanya untuk menjadi peringatan bagi orang-orang yang takut melanggar perintah. [Allah].
(Al-Quran) diturunkan dari (Tuhan) yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.
Iaitu (Allah) Ar-Rahman, yang bersemayam di atas Arasy.
20:1-5
Dan entah berapa kali hanya Taha itu yang diulangnya tanpa henti.
bersambung?
mungkin...
No comments:
Post a Comment
Semua Allah punya
Terima kasih pembaca
^_^