......
yang buat aku senyum
bila sampai tempat kerja
bukan rakan-rakan sepejabat,
tapi mak cik(s) cleaner dan pak cik(s) guard
yang ramah menyapa
dengan senyum
yang buat aku senyum
bila sampai tempat kerja
bukan rakan-rakan sepejabat,
tapi mak cik(s) cleaner dan pak cik(s) guard
yang ramah menyapa
dengan senyum
tanpa paksa
sambil memegang penyapu
atau cota.
atau cota.
Di pintu masuk utama
atau di dalam lif.
Di bilik jaga
atau surau
seusai dhuha.
atau di dalam lif.
Di bilik jaga
atau surau
seusai dhuha.
.......
Dan sudah tentu
entry blog ini
pada awal 2011
entry jujur tanpa segan silu
membacanya semula
terbit malu
akukah itu?
adakah aku yang melakar tinta
betapa jujurnya entry dahulu
...............
Ah.
Sudah tentu saja kenangan lalu
Buat aku senyum
Paksa aku senyum
Periksalah buku kenangan kemarin, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih hutang kepada manusia dan kehidupan.
_Kahlil Gibran_
walau senyum ku sumbing
aku mahu senyum
walau sesaat
walau tiada yang melihat
Hatiku rawan bercampur hibur
Mendengarkan riak desir-mendesir
Menuju ke pantai di tepi bergisir
Berlagu dendang sumber-menyumber.
Ombak bergulung hambur-menghambur
Mencari tepi tanah pesisir
Lalu terhempas di padang pasir
Buih berderai, putih bertabur.
Duduk begini di bulan terang
Mendengarkan gelombang memecah di karang
Rasakan putus jantungku gerang
Setelah selebu sedemikian menyerang
Terdengarlah suara merdu menderang:
‘Perasaan tinggi pemuda sekarang’
Mendengarkan riak desir-mendesir
Menuju ke pantai di tepi bergisir
Berlagu dendang sumber-menyumber.
Ombak bergulung hambur-menghambur
Mencari tepi tanah pesisir
Lalu terhempas di padang pasir
Buih berderai, putih bertabur.
Duduk begini di bulan terang
Mendengarkan gelombang memecah di karang
Rasakan putus jantungku gerang
Setelah selebu sedemikian menyerang
Terdengarlah suara merdu menderang:
‘Perasaan tinggi pemuda sekarang’
_Muhammad Yamin_
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~
No comments:
Post a Comment
Semua Allah punya
Terima kasih pembaca
^_^