Masihkah kau ingat?
Masih ku ingat saat itu
Kita tidak berteguran
Kita tidak bergurauan
Walau jasad kita berdekatan
Namun hati kita berjauhan
Walau kita duduk berhadapan
Namun tidak sekali kita bersapaan
Egoku dipertahankan
Egomu jua engkau teguhkan
Tidak sedikit pun terlukis senyuman
Tidak sedikit pun terlakar kesenangan
Apa yang ada keresahan
Apa yang ada keresahan
Hatiku rawan
Hatimu tidak keruan
Akhirnya kita sama memutuskan
Satu penyelesaian
Di pohon rendang merimbun kita meluahkan
Segala kekacauan
Segala ketidakpuasan
Segala ketidaktahuan yang kita rahsiakan
Segala keresahan yang kita pendamkan
Di atas kerusi berbatuan air mata berjuraian
Petang itu alam menyaksikan
Awan meneduhkan
Setelah lama hati kita kedinginan
Tanpa gurauan
Tanpa peringatan
Dari teman seperjuangan
Ku tahu silapku
Ku tahu dukamu
Kau terimaku apa adanya
Walau kita berbeza
Ku terima kau sepenuh rela
Kerna kita tidak sepenuhnya sama
Kekuranganku engkau tampung
Kekuranganmu aku lindung
Jujurlah padaku
Andai kau lihat aku mula terpesong
Jujurlah padaku
Walau kebenaran itu sukar
Jujurlah padaku
Walau kelukaan yang aku rasakan
Jujurlah padaku
Andai itu dapat membawa ku kembali ke jalan Tuhan
Andai itu dapat mengembalikan senyuman seorang insan
Bernama teman
** kerna kita saling berkasihan bukan disebabkan rupa yang menawan. Tapi kerna syurga yang menjadi idaman.
** jujurlah padaku.
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~
Banyak benar post pada hari ini..
ReplyDeletejujurlah padaku jua...
ReplyDelete---> siskahaidan : alhamdulillah.. ilham dari ilahi
ReplyDelete---> ct inspirasi: jujurlah pada ku
ehem. nak jujur camne.. post ni....
ReplyDelete