Entah mengapa
Takdir kita hampir serupa
Walau hakikatnya ia tidak sama
Aku dan kau kontra kau kata
Namun aku pernah merasa apa yang kini kau rasa
Tapi aku mengerti ujian mu kali ini sangat memerlukan kekuatan emosi
Ceria mu hilang sama sekali
Aku tahu kau memaksa diri
Memaniskan senyum
Mengatur tawa
Namun entah mengapa
Aku dapat merasa semua itu pura-pura
Aku tahu jiwa mu sengsara
Aku tahu batin mu derita
Aku tahu hati mu menangis walau tanpa air mata
Aku tahu tidurmu tidak lena
Tapi sahabat
Aku tahu kau berusaha hebat
Untuk melawan emosi agar ia tidak melarat
Sahabat
Sabarlah bertenanglah
Allah mengasihi kerna itu diuji
Aku tahu kau mampu menyaingi nafsu dan emosi
Aku kagum dengan dirimu dulu dan kini
Aku hanya mampu meluahkan kata-kata
Mengungkap doa kepada yang Esa
Agar Dia dapat meredakan hati mu yang gelora
Agar dapat ku tatap wajah mu yang ceria
Entah mengapa aku dapat merasa
Walau tanpa kau cerita
Walau tanpa melihat muka
Walau kita jauh jaraknya
Entah mengapa aku turut merasa kegalauan yang kau terima
Aku dapat merasa gelisahnya kau tiap ketika
Dengarkan duhai sahabat
Uhibbukifillah bukan sekadar kata-kata
Justeru aku mahu membuktikannya
Entah mengapa aku dapat merasa.
Entah mengapa aku dapat merasa
Allah yang memberikan segala
Melodi jiwa
Ku rindu sahabat
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~
No comments:
Post a Comment
Semua Allah punya
Terima kasih pembaca
^_^