"No disaster strikes upon the earth or among yourselves except that it is in a register before We bring it into being - indeed that, for Allah , is easy -. In order that you not despair over what has eluded you and not exult [in pride] over what He has given you. And Allah does not like everyone self-deluded and boastful -." 57:22-23

Sunday, 2 September 2012

intonasi

Membaca dan menulis tidak sama dengan mendengar dan berbicara. Bila kita menulis dengan intonasi A, si pembaca pula membaca dengan intonasi B. Perbezaan intonasi dalam diam itu juga boleh menimbulkan ragu curiga. Status-status di alam maya contohnya, adakala kita post dengan intonasi yang mendatar. Namun, pembaca membaca dengan pelbagai gaya dan tanggapan. Begitu juga sebaliknya. Lalu salah faham bermula. Perlukah diletakkan segala tanda seru, pembuka penutup kata, penanda wacana dan segalanya?
“Bahasa alam maya tak sama dengan bahasa bual bicara.”
“Maksudnya?”
“Bahasa alam maya, pembaca selalu salah tafsir sebab tade intonasi suara dari penulis.”
“Owh..Kenapa?”
“Status kat YM. Ada yang salah tafsir. Kadang-kadang kita letak status biasa-biasa, tapi pembaca sangka yang kita tak jangka.”
“Tak pe la. Dia tak tahu.”
“Tu la. Tak de intonasi nak bagi ayat tu sampai seperti maksud yang kita nak sampaikan.”
“Kekadang kita pun salah interpret status orang.”
“Sebab tak de intonasi.”
"Lepas ni kita kena gayakan dengan pelbagai intonasi. Try n error. Tengok mana satu yang sesuai."
"^___^"
 ..............
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~


No comments:

Post a Comment

Semua Allah punya
Terima kasih pembaca
^_^