Allah sedang mengajar yang segalanya bukan milik kita. Semua itu pinjaman semata. Hmmmmmm. Nafas kuhela. Dalam. Seminggu ini, acapkali aku mengulangi kata-kata itu. Selalu. Terlalu kerap rasanya. Lalu tanpa menunggu lama, Allah menguji apa yang di kata.
Allah! Sungguh jika Kau katakan jadi, maka jadilah ia. Tidak boleh ditangguh walau seketika. Kulepaskan nafas perlahan. Berat..
Allah! Sungguh jika Kau katakan jadi, maka jadilah ia. Tidak boleh ditangguh walau seketika. Kulepaskan nafas perlahan. Berat..
Allah.
Innalillahiwainnailaihiraji'un...
Ya. Allah sedang mengajar. Supaya segalanya dilupakan. Benarlah, aku sering saja terperangkap dengan kenangan lalu. Terkandas dalam batas waktu. Lalu Allah mentakdirkan ia hilang dalam hidupku.
Ya. Hilang lesap begitu saja. Hancur luluh berkecai rasanya.
Allah lebih tahu. Allah lebih tahu. Allah lebih tahu.
Itu yang terbaik buatku.
Mungkin saja ia perkara biasa. Namun yang hilang itu istimewa.
Hilang yang kecil ini pun sudah nanar rasanya. Bagaimana pula jika Allah tarik bonda dan ayahanda?
Allah. Allah. Allah. Tidak sanggup untuk aku membayangkannya.
#mana milik kita
Kelip kelip ku sangka api
Kalau api mana puntungnya
Hilang ghaib ku sangka mati
Kalau mati mana kuburnya
Ya. Hilang lesap begitu saja. Hancur luluh berkecai rasanya.
Allah lebih tahu. Allah lebih tahu. Allah lebih tahu.
Itu yang terbaik buatku.
Mungkin saja ia perkara biasa. Namun yang hilang itu istimewa.
Hilang yang kecil ini pun sudah nanar rasanya. Bagaimana pula jika Allah tarik bonda dan ayahanda?
Allah. Allah. Allah. Tidak sanggup untuk aku membayangkannya.
| kenangan |
Dan..benar benar ku bawa hati pilu ke Sungkai hari itu.
Alhamdulillah 'ala kulli hal.
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~
Alhamdulillah 'ala kulli hal.
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~
Nurul sayang! Be strong..keep strong. Keep believing Him..
ReplyDeleteRindu awak!baliklaa kat twitter! :))
Ojah!!!! *nanges*
DeleteAllah ganti lebih baik, kan? ^_^
ReplyDelete