Alhamdulillah thumma alhamdulillah...
Rantau 1 Muara
Buku terakhir trilogi Negeri 5 Menara.
Dah lama habis baca. Dua bulan dah. Cuma tak terupdate di sini. Alhamdulillah. Seminggu juga berjaya habiskan. =)
Tak tau nak komen apa sangat.
Sebab speechless.
Ni antara kata-kata menarik dalam R1M. mcm BR1M plk.... ngeeeengeee...
An nasu a'dau ma jahilu. Manusia itu musuh terhadap apa yang tidak tahu.
"Wahai perempuan, aku sungguh tidak pernah bisa paham bahasa kaum kalian."
“Merantaulah, kau akan mendapat pengganti kerabat dan teman. Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.
(Imam Syafii)”
“Jangan gampang terbuai keamanan dan kemapanan. Hidup itu kadang perlu beradu, bergejolak, bergesekan. Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang. Banyak profesi di luar sana, usahakanlah untuk memilih yang paling mendewasakan dan yang paling bermanfaat buat sesama.
(Kiai Rais)”
“A couple who travel together, grow together.”
“Lawan yang pandai lebih baik daripada teman yang bodoh.”
“Saya menyangsikan kalimat plesetan 'takkan lari jodoh dikejar'. Gunung memang tidak akan lari. Tapi jodoh? Dia punya kaki dan keinginan, dia bisa berlari-lari kesana-kemari. kemana dia suka. Bahkan dia bisa hilang, seperti lenyap ditelan bumi. Atau dia jatuh ketangan orang lain".”
“Hidup itu seni menjadi. Menjadi hamba Tuhan, sekaligus menjadi penguasa alam. Kita awal mulanya makhluk rohani, yang kemudian diberi jasad fisik oleh Tuhan dengan tugas menghamba kepada Dia dan menjadi khalifah untuk kebaikan alam semesta. Kalau kedua peran ini bisa kita jalankan, aku yakin manusia dalam puncak bahagia. Berbakti dan bermanfaat.”
“Itulah salah kaprahnya beberapa kalangan. Mereka siap untuk menikah, siap punya anak, tapi tidak disiapkan untuk membesarkan anak. Apa gunanya punya banyak anak, tapi tidak dibesarkan untuk menjadi manusia-manusia yang terbaik dan bermanfaat.
(Ustad Fariz)”
“Memang impian bisa jadi nyata tapi yang nyata bisa jadi hampa”
“Kehilangan memang memilukan. Tapi kehilangan hanya ada ketika kita sudah merasa memiliki. Bagaimana kalu kita tidak pernah merasa memiliki? dan sebaiknya kita jangan terlalu merasa memiliki. Sebaliknya, kita malah yang harus merasa dimiliki. Oleh Sang Maha Pemilik".”
“Sejauh manapun aku mengembara, keseluruhan hidup pada hakikatnya adalah perantauan. Suatu saat aku akan kembali berjalan pulang ke asal. Kembali ke satu, yang esensial, yang awal. Yaitu menghamba dan mengabdi. Kepada Sang Pencipta.”
"Muara manusia adalah menjadi hamba sekaligus khalifah di muka bumi. Sebagai hamba, tugas kita mengabdi. Sebagai khalifah, tugas kita bermanfaat. Hidup adalah pengabdian. Dan kebermanfaatan."
(Imam Syafii)”
“Jangan gampang terbuai keamanan dan kemapanan. Hidup itu kadang perlu beradu, bergejolak, bergesekan. Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang. Banyak profesi di luar sana, usahakanlah untuk memilih yang paling mendewasakan dan yang paling bermanfaat buat sesama.
(Kiai Rais)”
“A couple who travel together, grow together.”
“Lawan yang pandai lebih baik daripada teman yang bodoh.”
“Saya menyangsikan kalimat plesetan 'takkan lari jodoh dikejar'. Gunung memang tidak akan lari. Tapi jodoh? Dia punya kaki dan keinginan, dia bisa berlari-lari kesana-kemari. kemana dia suka. Bahkan dia bisa hilang, seperti lenyap ditelan bumi. Atau dia jatuh ketangan orang lain".”
“Hidup itu seni menjadi. Menjadi hamba Tuhan, sekaligus menjadi penguasa alam. Kita awal mulanya makhluk rohani, yang kemudian diberi jasad fisik oleh Tuhan dengan tugas menghamba kepada Dia dan menjadi khalifah untuk kebaikan alam semesta. Kalau kedua peran ini bisa kita jalankan, aku yakin manusia dalam puncak bahagia. Berbakti dan bermanfaat.”
“Itulah salah kaprahnya beberapa kalangan. Mereka siap untuk menikah, siap punya anak, tapi tidak disiapkan untuk membesarkan anak. Apa gunanya punya banyak anak, tapi tidak dibesarkan untuk menjadi manusia-manusia yang terbaik dan bermanfaat.
(Ustad Fariz)”
“Memang impian bisa jadi nyata tapi yang nyata bisa jadi hampa”
“Kehilangan memang memilukan. Tapi kehilangan hanya ada ketika kita sudah merasa memiliki. Bagaimana kalu kita tidak pernah merasa memiliki? dan sebaiknya kita jangan terlalu merasa memiliki. Sebaliknya, kita malah yang harus merasa dimiliki. Oleh Sang Maha Pemilik".”
“Sejauh manapun aku mengembara, keseluruhan hidup pada hakikatnya adalah perantauan. Suatu saat aku akan kembali berjalan pulang ke asal. Kembali ke satu, yang esensial, yang awal. Yaitu menghamba dan mengabdi. Kepada Sang Pencipta.”
"Muara manusia adalah menjadi hamba sekaligus khalifah di muka bumi. Sebagai hamba, tugas kita mengabdi. Sebagai khalifah, tugas kita bermanfaat. Hidup adalah pengabdian. Dan kebermanfaatan."
Nak amik gambar novel, tapi novel jauh di Negeri Cik Siti Wan Kembang tu... hehehehe
Bacalah ye... Seronok..
Berusahalah bagaimana cara apa pun untuk mencapai mahumu, dengan izin Allah, akan diberikan.
Walau bukan pada jalan yang kita usahakan, pasti akan ada yang dimakbulkan, dengan jalan dan cara mengikut mahunya Tuhan.
InsyaAllah. Usaha, doa dan tawakkal.
seperti kisah ini.
=)
**sebenaqnya, quotes di atas amik dari goodreads ja.... sbb xtau nk ceghita apa... huhu...tapi memang best trilogi ni...best..best...
**sebenaqnya, quotes di atas amik dari goodreads ja.... sbb xtau nk ceghita apa... huhu...tapi memang best trilogi ni...best..best...
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~
No comments:
Post a Comment
Semua Allah punya
Terima kasih pembaca
^_^