Suatu ketika kita bersama
Melukis mimpi indah
Setia bersama tempuhi segala
Mewarna suka duka
Masa berlalu menguji kita
Keegoanku menyala sengketa
xxxxxxx
Ku biar kalam berbicara
Menghurai maksudnya di jiwa
Agar mudah ku mengerti
Segala yang terjadi
Sudah suratan Ilahi
Ku biarkan pena menulis
Meluahkan hasrat di hati
Moga terubat segala
Keresahan di jiwa
Tak pernah ku ingini
Oh Tuhan
Tunjukkan ku jalan
Untuk menempuhi dugaan ini
Teman, maafkan jika ku melukaimu
Moga ikatan ukhwah yang dibina
Ke akhirnya
Tunjukkan ku jalan
Untuk menempuhi dugaan ini
Teman, maafkan jika ku melukaimu
Moga ikatan ukhwah yang dibina
Ke akhirnya
*********
maaf
seminggu ini aku membisu
bukan diam tapi bisu
memaksa diri untuk bisu
tiada sepatah ku beri
hanya doa yang bersemi
aku terluka
ya terluka kerna aku yang mencipta luka
aku lari
ya berlari dari sebuah yang nyata
apa dia
biarlah saja
hanya aku dan DIA
memaksa diri untuk bisu
kerna aku terlalu banyak bicara
hingga ada yang terluka
mungkin ada yang hilang percaya
ya 22 syaaban itu
egoku masih meninggi
tiada ucapan ku beri
usai subuh pagi itu
ku titip pada Tuhan agar ucapan ku Dia sampaikan
berat benar menghantar pesanan
| sebiru hari itu kau dan aku berbaju ungu |
errr...
are we still friend ??
^^
seperti yang kau nukilkan.... "berbicara dalam diam lebih mencabar dari berkata-kata.."
ya...sangat mencabar...
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~
No comments:
Post a Comment
Semua Allah punya
Terima kasih pembaca
^_^