Longlai ayunan langkahnya ke surau.
‘kalau sampai azan Zohor tade jugak, tangguh je la…’
Seperti di duga.
“Assalamu’alaikum..” pintu surau dikuak perlahan..
‘Kak Nor…’
“Kak…” terus saja melabuhkan punggung di sebelahnya.
“Tade orang datang..” Pahit..
“Tak pe la… Tak sampai kene baling batu kan?”
Ah, Kak Nor...bagaimana mampu aku setabahmu. Selembut lunak suaramu menutur kata indah satu demi satu. Mengutip positif atas segala yang berlaku.. Ajarkan aku.
“Tak kak..” Kepala ku geleng lemah.
“Kita tade lagi orang nak lempar batu. Rasulullah
dulu..macamane..?” Sirah Rasulullah ke Thoif menerjah ingatanku. Allah...
“Saya dah buat macam yang kita plan tu kak, mintak diorang
pilih.”
“Akak pun, tapi Allah belum izin. sorang pun tak reply email
akak.”
“Kalau benda ni mudah, mesti semua orang nak. Tapi ia tak
semudah itu. Sebab tu tak ramai sanggup. Saya faham. Sibuk. Komitmen. Semua orang
macam tu.”
“Ini amanah. Akak sedih. Bukan sebab diorang tak datang,
tapi akak terkenangkan bagaimana Rasulullah dulu diuji. Lagi hebat. Kita baru sikitttt sangat”
Ah…selalu saja kalau bersembang dengan Kak Nor air mata
seakan berlumba ingin menatap wajah mulus insan ini.
“Ye kak. Kalau ikut kita pun tanak. Tapi sebab orang atasan
dah beri kepercayaan.”
“Amanah.”
“Tape, kita ada usaha.”
“Ye kak..” Nafas dihela berat.
“Tak sampai kena baling batu kan?”
“Terima kasih kak..”
15061435
~bersangka baik dengan Allah setiap masa~
No comments:
Post a Comment
Semua Allah punya
Terima kasih pembaca
^_^